JAMBERITA.COM- Pertahanan dan kemaanan (HANKAM) selama tiga tahun periode kedua Presiden Joko Widodo dinilai baik dan memuaskan oleh masyarakat Jambi.
Pasalnya program yang dibuat oleh presiden, seperti komponen cadangan (KOMCAD) dan program TMMD digunakan untuk pertahanan dan keamanan negara kesatuan republik Indonesia.
Tiga tahun pemerintahan Presiden Jokowi dodo pada periode kedua, di sektor HANKAM dinilai memuaskan dan disambut baik oleh masyarakat, khususnya di Jambi, yang mana program di sektor HANKAM seperti seleksi KOMCAD dan TMMD merupakan upaya untuk mempertahanan kekuatan negara serta mensejahterakan masyarakat.
Berdasarkan uu no 23 tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan Negara, KOMCAD atau komponen cadangan adalah sumber daya nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama TNI, yang semuanya dipersiapkan untuk bisa dimanfaatkan ketika negara dalam kondisi darurat di bawah ancaman perang atau bencana alam.
Selain KOMCAD, melaui program TNI Manunggal Membangun Desa ke 115 Kodim 0415 Jambi, yang digelar di Kabupaten Batanghari, merupakan upaya negara untuk mempertahankan keamanan serta mensejahterakan masyarkakat.
Program TMMD adalah salah satu wujud operasi bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan departemen lembaga pemerintah non departemen dan pemerintah daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat.
Hal ini guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana.
Menurut salah seorang warga desa, Andi mengatakan, menyambut baik upaya negara khususnya TNI dalam sektor hankam dan infastruktur. Karena menurutnya, jalan yang dibangun melalui program tmmd ke 115 kodim 0415 Jambi itu, selain dapat mempertahankan, juga dapat keamanan khususnya dalam memproduksi hasil perkebunannya, yang mana sebelumya harus menempuh jarak belasan kilometer.
Dalam program tmmd ke 115 kodim 0415 jambi itu, jalan yang dibangun sepanjang 8.5 kilometer dengan lebar 5 meter itu, selain dapat tembus di dua kabupaten yaitu Tebo dan Tanjabbar, juga dapat memotong jalan 5 kilometer, untuk anak-anak desa mengenyam pendidikan serta para petani memanen hasil perkebunannya.(*)
Genjot PAD, Bupati Fadhil Arief Gandeng LPPM UNJA Kaji Pembentukan Perseroan Batang Hari Sejahtera
Bupati Fadhil Arief Ajak Warga Taat Pajak Kendaraan dan Urus Mutasi ke Nopol Batang Hari
Perkuat Literasi dan Numerasi Nasional, Bupati Fadhil Arief Jadi Narasumber di Jakarta
Semarakkan Hari Santri, Pemkab Tanjabbarat Gelar Berbagai Kegiatan
Bahagianya Warga Bisa Manfaatkan Jalan TMMD Angkut Hasil Bumi


Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi Terus Pantau Perkembangan Perkara PT PAL



